Membekam Pasien Darah Tinggi / Hipertensi

bekam

Ada 2 pasien wanita dgn keluhan darah tinggi kemarin (2 Juli 2017), istri yang menangani.
Yang pertama tensi 165 / 110. Keluhan pegal dan pusing. Yang kedua seorang wanita keturunan Arab. Saya sudah ke dokter dan tensi 220 / 150. Dokter heran, kok saya masih bisa normal (tidak stroke), katanya. Mungkin karena gen saya Arab, katanya sambil bercanda. Tapi yang jelas 2 hari ini badannya tidak karuan. Kondisi keduanya seperti gelisah.

Darah tinggi itu silent killer. Pembunuh diam-diam. Karena tekanan darah amat tinggi, pasien bisa stroke. Pembuluh darah bisa pecah. Bisa kena serangan jantung karena jantung tak kuat menahan tekanan darah yang amat tinggi.

Pasien stroke disarankan untuk ditusuk ujung jarinya dgn jarum hingga darah keluar.

Bekam, selain mengeluarkan darah yg menggumpal, juga mengurangi volume darah di tubuh pasien. Sehingga tekanannya sedikit berkurang. Biasanya besok pagi setelah dibekam, tekanan darah turun menjadi normal.

Analoginya seperti Ban motor yang tekanannya tinggi, jika tekanannya naik, bisa pecah. Tapi jika sebagian angin dikeluarkan, tekanannya pun turun.

Yang jelas, usai dibekam, pasien yang sebelumnya seperti gelisah tidak nyaman, bisa tersenyum lega.

Ada pun yang difoto adalah pak Imam dengan tensi 153/100 dengan keluhan pegal dan suka kliyengan yang dibekam tanggal 1 Juli 2017.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Saya suka diet untuk menurunkan darah tinggi. Saya menderita darah tinggi sudah 26 tahun. Kini, kondisi tensi darah saya normal.

    Januari 2017 saya periksa dokter. Saat diperiksa, tekanan darah sistolik 140 (normal) dan diastolik 105. Dokter minta saya periksa tiap bulan untuk menurunkan tekanan darah diastolik saya.

    Saya tidak penuhi permintaan dokter, sebab obatnya selalu sama tiap periksa. Saya lebih suka meningkatkan diet dengan menghindari makanan yang bisa membuat tensi saya naik.

    Bersamaan dengan itu, saya banyak mengonsumsi buah sebagai upaya menurunkan tekanan darah tinggi.

    Enam bulan kemudian atau Juni 2017 lalu, saya kembali periksa dokter. Hasilnya, tekanan darah saya dinyatakan normal. Saya pun sangat bersyukur dengan hasil itu.

    Intinya, diet bisa menjadi salah satu terapi darah tinggi yang cukup baik. Saya mulai diet setelah mendapat saran dari dokter yang memeriksa saya.

    Cara diet bertahap. Misalnya, biasanya sehari makan tahu/tempe goreng 5 potong. Kurangi dua potong. Lain kali ditingkatkan menjadi 4 potong dan akhirnya sama sekali tidak mengonsumsi tempe/tahu goreng.

    Itulah pengalaman saya membuat tensi normal. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: