Membekam Klien Darah Tinggi dengan Tensi 235 / 175

Membekam penderita hipertensi dengan tensi darah di atas 180 harus hati-hati. Jika salah caranya orang bisa mati. Harus dilukai secepatnya dan dikeluarkan darahnya agar tekanan darah segera turun. Jika dipijat-pijat dulu dan dibekam kering 5 menit, bisa mati karna tekanan darahnya naik.

Saya pribadi jika boleh memilih, kalau tekanan darah sudah terlalu tinggi dan badan juga sudah lemah mending jangan bekam sama saya. Cari tempat lain saja. Cuma jika orang sudah di depan pintu dan kita dengan izin Allah bisa membantunya, masak kita tolak? Mereka bisa mati karena serangan jantung atau stroke.

Lho bukannya kalau darah tinggi tidak boleh dioperasi? Memang kalau dioperasi tidak boleh. Saat dioperasi darah muncrat dengsn deras karena tubuh dipotong dengan luka yang dalam dan panjang. Orang bisa kehabisan darah. Tapi bekam tidak sama dengan operasi. Saat bekam, kulit ditusuk dengan jarum lancet 21g. Darah yang keluar lebih sedikit dari saat kita cek darah. Jika tidak disedot dengan kuat, darah tidak akan keluar.

Jadi beda bekam dengan operasi. Jangan disamakan.

Rekor baru darah tinggi: 235 / 175, heartbeat 114. Bahu dan leher pegal, tangan dan jari kiri kebas.

Akibat kurang tidur dan makan kambing. Pak Nano (50 tahun) bekam pada tanggal 16 Januari 2021.
Bekam 18 titik.
Alhamdulillah selamat. Ini komentar pak Nano pada tanggal 21 Januari:

[1/21, 3:30 PM] Agus Nizami: Assalamu’alaikum wr wb,
Bagaimana pak Nano?
Sudah sehat?
[1/21, 6:26 PM] Pas Nano Krishna 50: Waalaikumsalam maaf pa baru jawab alhamdulilah tapi nanti sabtu saya ke sana lagi biar lebih apdol

Biasanya saya tanya kondisi orang yang dibekam pada saat sebelum bekam, saat bekam, usai bekam, beberapa hari kemudian untuk meyakinkan bahwa bekam memang bermanfaat. Bahkan ada yang setahun lebih tetap saya follow up meski sudah tidak bekam lagi.

Pak Untung terakhir bekam bulan Oktober 2019. Tanggal 21 Januari saya cek kondisinya alhamdulillah sehat:

[1/21, 10:42 AM] Agus N: Assalamu’alaikum wr wb,
Pagi pak Untung, moga2 sehat.
[1/21, 10:52 AM] Pas Untung Suharto 1957: Waalaikumsalam. Wr.Wb.
[1/21, 10:52 AM] Pas Untung Suharto 1957: Alhamdulillah sehat pak H Agus.

Paling tidak saya pernah menangani 4 orang hipertensi dengan tensi di atas 180. 3 di antaranya di atas 200, alhamdulillah selamat. Kuncinya langsung ditoreh dan disedot. No pijat dan bekam kering karna untuk kasus ini malah berbahaya.

Ini komentar pak Teguh yang tensinya sempat 193 / 160:

[12/26/2020, 10:20 AM] Agus N: Assalamu alaikum wr wb
Bagaimana pak Teguh?
Enakan?
[12/26/2020, 11:16 AM] Pas Teguh: Walaikum salam wr.wb.

Ya pak Agus enakan…..🙏🙏🙏
[12/26/2020, 2:51 PM] Agus N: Alhamdulillah 🙏🙏🙏

https://bekamasysyifaholistik.com/2019/04/02/membekam-sakit-kepala-karena-darah-tinggi/

Ini kasus pak Rudi dengan tensi 183:

https://bekamasysyifaholistik.com/2020/11/18/mencegah-serangan-jantung-stroke-dengan-bekam/

Jika ada penderita hipertensi yang meninggal karna dibekam, mungkin cara bekamnya salah. Tidak segera dilukai, tapi dipijat’pijat dulu dan bekam keringnya kelamaan sehingg keburu kena serangan jantung / strokr.

Kemungkinan mati pun ada meski dibawa ke rumah sakit. Contoh Adjie Massaid masuk RD jam 22:45 dan meninggal jam 00:45. Ini semua takdir Allah.

https://www.tribunnews.com/seleb/2011/02/08/kronologis-adjie-massaid-meninggal-versi-rumah-sakit

Tapi sekali lagi, saya lebih nyaman membekam orang-orang yang penyakitnya ringan atau rutin jaga kesehatan. Jangan penyakit sudah parah dan seperti mau mati, baru bekam. Ini nyusahin pembekamnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: