Penderita Stroke Ringan Dibekam

amenan

Tanggal 20 November 2016, Pak Amenan (52) yang menderita stroke ringan bekam di tempat saya. Dia agak susah berbicara meski suaranya masih jelas terdengar. Stroke ini dideritanya beberapa minggu terakhir. Sebelumnya memang sudah lama pak Amenan menderita penyakit darah tinggi.

Baca lebih lanjut

Yusuf (5 Tahun) Dibekam

yusufdibekam

Ini adalah foto Yusuf (5 Tahun) sedang dibekam. Sebetulnya yang dibekam adalah kakaknya, Irfan yang berusia 11 tahun. Namun saat Irfan dibekam, Yusuf juga ngiri ingin dibekam juga.

Baca lebih lanjut

Pasien Bekam dengan Keluhan Mirip “Salah Bantal”

Bekam Haris

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2016, pak Haris mengeluh jika dirinya seperti “Salah Bantal”. Jika Salah bantal kita menengok dgn arah tertentu dan sulit menggerakkan kepala, ini jika menegakkan kepala, leher dan bahu sebelah kiri terasa sakit. Tapi jika menunduk, tidak sakit. Tentu saja ini mengganggu mengingat dia harus bekerja di depan komputer dengan posisi menunduk. Rasa sakit dialaminya setelah bangun tidur dari sofa.

Baca lebih lanjut

Bekam di Kepala: Cukur Habis Apa Dikerik?

Bekam di Kepala

Pembahasan ini khusus untuk pasien bekam pria. Banyak orang yang merasa enggan digundul habis saat hendak bekam di kepala. Maunya cuma dikerik saja. Ini karena mereka malu jika botak. Tidak PD kalau kepalanya gundul.

Padahal sih menurut pendapat saya pribadi, sebaiknya dibotak habis. Jangan cuma dikerik. Kenapa? Ada beberapa alasan yang bisa kita pertimbangkan.

Pertama jika cuma dikerik, artinya di sekitar tempat bekam ada rambut yang panjang dan lebat, khawatirnya ada darah yang tertinggal. Yang harus kita pahami, darah itu adalah najis. Jika ada najis di tubuh kita, berarti sholat kita tidak sah. Ini sebetulnya alasan yang amat penting dan tidak perlu lagi kita melihat alasan2 berikutnya jika kita memperhatikan masalah najis dan keabsahan sholat kita.

Baca lebih lanjut

Foto dan Video Kentalnya Darah Bekam

Pada usia 45 tahun harusnya kita mulai menjaga makanan kita. Tapi kalau tidak bisa makan enak, untuk apa hidup…??? 🙂

Setelah makan daging kambing pada Idul Adha dan juga kena serangan flu berat, kepala lumayan pusing. Leher dan bahu lumayan pegal dan kaku. Ketimbang ke Dokter yang berikut obat seperti pengencer darah bisa habis lebih dari RP 400 ribu atau ke Rumah Sakit bisa habis jutaan rupiah serta waktu yang lama, bekam selama 20 menit adalah pilihan yang tepat. Lagi pula ketimbang minum obat kimia yang sebenarnya bisa merusak ginjal, bekam lebih alami.

Baca lebih lanjut

Beda Donor Darah dengan Bekam/Hijamah

Ya tentu beda dong. Mungkin demikian pendapat orang. Donor darah bertujuan untuk memberi darah kepada yang memerlukan, sementara bekam bertujuan untuk menjaga kesehatan.

Namun bukan itu saja bedanya. Ada lagi perbedaan-perbedaan lainnya yang membuat bekam tidak bisa digantikan dengan donor darah. Memang setelah donor darah, esok harinya kita jadi lebih segar. Ini karena meski darah yang diambil darah yang relatif bersih (sekitar 300-400 cc), namun tubuh kita kemudian memproduksi darah bau yang jauh lebih segar dan bersih. Oleh karenanya, kita pun merasa nyaman. Nah bekam lebih baik lagi.

Baca lebih lanjut

Mencegah Tersumbat dan Pecahnya Pembuluh Darah

Tekanan darah tinggi/hipertensi bisa menyebabkan pembuluh darah pecah karena tidak kuat menahan tekanan darah yang sangat tinggi. Jika sudah begitu, pihak medis juga tak bisa berbuat-apa-apa. Ada satu tulisan di Forum Sains di mana seorang dokter harus kehilangan istrinya yang pecah pembuluh darahnya meski sudah dirawat di Rumah Sakit di Penang.

Sebetulnya upaya pencegahan pecahnya pembuluh darah bisa dilakukan dengan bekam/hijamah. Ibaratnya ban sepeda jika tekanan udaranya terlalu kencang, maka bisa meledak. Untuk menurunkan tekanan udara, mudah. Cukup mengeluarkan sejumlah angin, sehingga tekanannya normal kembali.

Nah tekanan darah juga begitu. Jika sebagian darah dikeluarkan dari tubuh kita lewat bekam, maka tekanan darahnya kembali normal.  Apalagi bekam bukan cuma mengurangi volume darah (meski cuma 1/4 kantung donor darah), namun juga mengeluarkan darah kotor (berisi kolesterol, asam urat, gula darah, dsb) yang berpotensi menggumpal dan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Akibat pembuluh darah tersumbat, bukan cuma menyebabkan tekanan darah tinggi, tapi juga stroke.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: